<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Hanan's Blog &#187; Humanism</title>
	<atom:link href="http://hananismail.wordpress.com/category/humanism/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hananismail.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Aug 2007 11:17:56 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>ms</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='hananismail.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/61d49d228d5bcfae5f9ef10dfca58a0f?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Hanan's Blog &#187; Humanism</title>
		<link>http://hananismail.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://hananismail.wordpress.com/osd.xml" title="Hanan&#8217;s Blog" />
		<item>
		<title>Sikap Islam Terhadap Rokok</title>
		<link>http://hananismail.wordpress.com/2007/02/25/sikap-islam-terhadap-rokok/</link>
		<comments>http://hananismail.wordpress.com/2007/02/25/sikap-islam-terhadap-rokok/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Feb 2007 11:53:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hananismail</dc:creator>
				<category><![CDATA[Akidah]]></category>
		<category><![CDATA[Alam Akhirat]]></category>
		<category><![CDATA[Amalan]]></category>
		<category><![CDATA[Bimbingan]]></category>
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Doa, Zikir, Wirid]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Humanism]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Islamic]]></category>
		<category><![CDATA[Kearifan]]></category>
		<category><![CDATA[Melayu Boleh]]></category>
		<category><![CDATA[Moslem]]></category>
		<category><![CDATA[Muhasabah]]></category>
		<category><![CDATA[Muslim]]></category>
		<category><![CDATA[Nafsiyyah Fikriyyah]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Petua]]></category>
		<category><![CDATA[Petua & Amalan]]></category>
		<category><![CDATA[Tafakur]]></category>
		<category><![CDATA[Tafakur (Muhasabah)]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Tazkirah]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan Situs]]></category>
		<category><![CDATA[Tulisan Teman]]></category>
		<category><![CDATA[Ummat]]></category>
		<category><![CDATA[Wajib Tahu]]></category>
		<category><![CDATA[Wirid]]></category>
		<category><![CDATA[al-qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[arsip]]></category>
		<category><![CDATA[hadis]]></category>
		<category><![CDATA[islam_progresif]]></category>
		<category><![CDATA[suara hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hananismail.wordpress.com/2007/02/25/sikap-islam-terhadap-rokok/</guid>
		<description><![CDATA[MediaMuslim.Info &#8211; Rasululloh Shalallahu ‘alaihi wassalam membersihkan manusia dari kesyirikan dan kehinaan kepada selain Alloh dan memerintahkannya untuk beribadah hanya kepada Alloh semata dengan merendahkan diri dan mencintai-Nya dan meminta serta memohon kepada-Nya dengan penuh harap dan takut. Dia juga mensucikan manusia dari setiap kebusukan maksiat dan perbuatan dosa, maka dia melarang manusia atas setiap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hananismail.wordpress.com&blog=732240&post=37&subd=hananismail&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="justify"><a href="http://www.mediamuslim.info/">MediaMuslim.Info</a> &#8211; Rasululloh <em>Shalallahu ‘alaihi wassalam</em> membersihkan manusia dari kesyirikan dan kehinaan kepada selain Alloh dan memerintahkannya untuk beribadah hanya kepada Alloh semata dengan merendahkan diri dan mencintai-Nya dan meminta serta memohon kepada-Nya dengan penuh harap dan takut. Dia juga mensucikan manusia dari setiap kebusukan maksiat dan perbuatan dosa, maka dia melarang manusia atas setiap perbuatan keji dan buruk yang dapat merusak hati seorang hamba dan mematikan cahayanya dan agar menghiasinya dengan akhlak mulia dan budi perkerti luhur serta pergaulan yang baik untuk membentuk pribadi muslim yang sempurna. Maka dari itu dia menghalalkan setiap sesuatu yang baik dan mengharamkan setiap yang keji, baik makanan, minuman, pakaian, pernikahan dan lainnya. Termasuk yang diharamkan karena dapat menghilangkan kesucian adalah merokok.<span id="more-37"></span></p>
<p align="justify">Merokok diharamkan karena berbahaya bagi fisik dan mendatangkan bau yang tidak sedap, sedangkan Islam adalah (agama) yang baik, tidak memerintahkan kecuali yang baik. Seyogyanya bagi seorang muslim untuk menjadi orang yang baik, karena sesuatu yang baik hanya layak untuk orang yang baik, dan Alloh <em>Subhanahu wa Ta’ala </em>adalah Maha Baik tidak menerima kecuali yang baik.</p>
<p><strong>Merokok hukumnya haram, begitu juga memperdagangkannya.<br />
</strong>Karena didalamnya terdapat sesuatu yang membahayakan, telah diriwayatkan dalam sebuah hadits, yang artinya: <em>“Tidak (boleh melakukan/menggunakan sesuatu yang) berbahaya atau membahayakan”</em> (HR: Ahmad dalam Musnadnya, Malik dan Atturmuzi)</p>
<p>Demikian juga (rokok diharamkan) karena termasuk sesuatu yang buruk (khabaits), sedangkan Alloh <em>Subhanahu wa Ta’ala </em>(ketika menerangkan sifat nabi-Nya <em>Shalallahu ‘alaihi was salam</em>) berfirman, yang artinya: <em>“…dia menghalalkan bagi mereka yang baik dan mengharamkan yang buruk“ </em>(QS: Al A’raf: 157)</p>
<p>Firman Alloh <em>Subhanahu wa Ta’ala</em>, yang artinya: <em>“Jangan kalian bunuh diri kalian sendiri, sesungguhnya Alloh maha penyayang terhadap diri kalian “</em> (QS: An-Nisa: 29) dan <em>“Jangan kalian lemparkan diri kalian dalam kehancuran” </em>(QS: Al-Baqarah: 195)</p>
<p>Dunia kedokteran telah membuktikan bahwa mengkonsumsi barang ini dapat membahayakan, jika membahayakan maka hukumnya haram. Dalil lainnya adalah firman Alloh <em>Subhanahu wa Ta’ala</em>, yang artinya: <em>“Dan janganlah kamu serahkan kepada orang-orang yang belum sempurna akalnya, harta (mereka yang ada dalam kekuasaanmu) yang dijadikan Alloh sebagai pokok kehidupan..”</em> (QS: An Nisa:5)</p>
<p>Kita dilarang menyerahkan harta kita kepada mereka yang tidak sempurna akalnya karena pemborosan yang mereka lakukan. Tidak diragukan lagi bahwa mengeluarkan harta untuk membeli rokok atau syisyah merupakan pemborosan dan merusak bagi dirinya, maka berdasarkan ayat ini hal tersebut dilarang.</p>
<p>Sunnah Rasululloh <em>Shalallahu ‘alaihi was salam</em> juga menunjukkan pelarangan terhadap pengeluaran harta yang sia-sia, dan mengeluarkan harta untuk hal ini (rokok dan syisyah) termasuk menyia-nyiakan harta.</p>
<p>Jika seseorang hendak mengeluarkan hartanya untuk pergi haji atau menginfakkannya pada jalan kebaikan, maka dia harus berusaha membersihkan hartanya untuk dia keluarkan untuk beribadah haji atau diinfakkan kepada jalan kebaikan, berdasarkan umumnya firman Alloh <em>Subhanahu wa Ta’ala</em>, yang artinya: <em>“Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (dijalan Alloh) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang kami keluarkan untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu nafkahkan daripadanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata darinya“</em> (QS: Al Baqarah: 267)</p>
<p>Rasululloh <em>Shalallahu ‘alaihi wassalam</em> bersabda, yang artinya: <em>“Sesungguhnya Alloh Maha Baik, tidak akan menerima kecuali yang baik “</em>(Al Hadits)</p>
<p>(Sumber Rujukan: عفواً ممنوع التدخين Maaf, dilarang MEROKOK oleh Thalal bin Sa’ad Al ‘Utaibi [yang mengkutip Fatwa-Fatwa ulama mengenai Pelarangan Merokok dan Memperdagangkannya], dengan  perubahan yang diperlukan)</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hananismail.wordpress.com/37/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hananismail.wordpress.com/37/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hananismail.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hananismail.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hananismail.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hananismail.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hananismail.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hananismail.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hananismail.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hananismail.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hananismail.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hananismail.wordpress.com/37/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hananismail.wordpress.com&blog=732240&post=37&subd=hananismail&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hananismail.wordpress.com/2007/02/25/sikap-islam-terhadap-rokok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/13e69b5b13101f7149e4cc16f0fec342?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Hanan Bin Ismail</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Adakah cinta memerlukan sebab??</title>
		<link>http://hananismail.wordpress.com/2007/01/31/adakah-cinta-memerlukan-sebab/</link>
		<comments>http://hananismail.wordpress.com/2007/01/31/adakah-cinta-memerlukan-sebab/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 31 Jan 2007 00:00:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hananismail</dc:creator>
				<category><![CDATA[Humanism]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hananismail.wordpress.com/2007/01/31/adakah-cinta-memerlukan-sebab/</guid>
		<description><![CDATA[Dalam satu kisah percintaan yang menarik. Sepasang suami isteri berjalan di tepi sebuah tasik yang indah. Kemudian mereka berhenti di sebuah bangku yang disediakan di tepi tasik. Kemudian si isteri bertanya kepada si suami. Ini dialog mereka
Isteri : Mengapa abang menyukai saya? Mengapa abang cintakan saya?
Suami : Abang tidak boleh menerangkan sebabnya, namun begitu abang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hananismail.wordpress.com&blog=732240&post=29&subd=hananismail&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span class="postbody">Dalam satu kisah percintaan yang menarik. Sepasang suami isteri berjalan di tepi sebuah tasik yang indah. Kemudian mereka berhenti di sebuah bangku yang disediakan di tepi tasik. Kemudian si isteri bertanya kepada si suami. Ini dialog mereka<br />
</span><span id="more-29"></span><span class="postbody">Isteri : Mengapa abang menyukai saya? Mengapa abang cintakan saya?</p>
<p>Suami : Abang tidak boleh menerangkan sebabnya, namun begitu abang memang menyayangi dan mencintai Sayang!</p>
<p>Isteri : Abang tak boleh terangkan sebabnya? Bagaimana abang boleh katakan abang sayang dan cintakan saya sedangkan abang tidak boleh menerangkannya.</p>
<p>Suami : Betul! Abang tak tahu sebabnya tetapi abang boleh buktikan bahawa abang memang cintakan Sayang!</p>
<p>Isteri : Tak boleh beri bukti! Tidak! Saya hendak abang terangkan kepada saya sebabnya. Kawan-kawan saya yang lain yang mempunyai suami dan teman lelaki, semuanya tahu menerangkan mengapa mereka mencintai. Dalam bentuk puisi dan syair lagi. Namun begitu abang tidak boleh terangkan sebabnya Si suami menarik nafas panjang dan dia berkata &#8220;Baiklah! Abang mencintai Sayang sebab sayang cantik, mempunyai suara yang merdu, penyayang dan mengingati abang selalu. Abang juga sukakan senyuman manis dan setiap tapak Sayang melangkah, di situlah cinta Abang bersama Sayang!&#8221;</p>
<p>Si isteri tersenyum dan berpuas hati dengan penerangan suaminya tadi.<br />
Namun begitu selang beberapa hari si isteri mengalami kemalangan dan koma.</p>
<p>Si suami amat bersedih dan menulis sepucuk surat kepada isterinya yang disayangi. Surat itu diletakkan di sebelah katil isterinya di hospital.</p>
<p>Surat tersebut berbunyi begini :</p>
<p>&#8220;Sayang!Jika disebabkan suara aku mencintai mu&#8230; sekarang bolehkah  engkau bersuara? Tidak! Oleh itu aku tidak boleh mencintai mu. Jika disebabkan kasih sayang dan ingatan aku mencintai mu&#8230;sekarang bolehkah engkau menunjukkannya? Tidak! Oleh itu aku tidak boleh mencintai mu.Jika disebabkan senyuman aku mencintai mu&#8230; sekarang bolehkah engkau tersenyum? Tidak! Oleh itu aku tidak boleh mencintai mu.Jika disebabkan setiap langkah aku mencintai mu&#8230;. sekarang bolehkah engkau melangkah?<br />
Tidak! Oleh itu aku tidak boleh mencintai mu. Jika cinta memerlukan sebabnya, seperti sekarang. Aku tidak mempunyai sebab mencintai mu lagi.<br />
Adakah cinta memerlukan sebab? Tidak! Aku masih mencintai mu dulu, kini, selamanya dan cinta tidak perlu ada sebab. Kadangkala perkara tercantik dan terbaik di dunia tidak boleh dilihat, dipegang. Namun begitu&#8230; ia boleh dirasai dalam hati.&#8221;</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hananismail.wordpress.com/29/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hananismail.wordpress.com/29/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hananismail.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hananismail.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hananismail.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hananismail.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hananismail.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hananismail.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hananismail.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hananismail.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hananismail.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hananismail.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hananismail.wordpress.com&blog=732240&post=29&subd=hananismail&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hananismail.wordpress.com/2007/01/31/adakah-cinta-memerlukan-sebab/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/13e69b5b13101f7149e4cc16f0fec342?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Hanan Bin Ismail</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>